Tuesday, January 8, 2008

Kekerasan pada anak-Child Bullying


Tahun 2007 masyarakat Indonesia dikejutkan dengan adanya kasus seorang anak kecil, Raju yang berasal dari Langkat, Sumatera, yang menjadi berita karena dihukum di pengadilan untuk kasus intimidasi yang dilakukannya terhadap bocah sebayanya. Selain itu, banyak kasus bunuh diri yang dilakukan anak tingkat Sekolah Dasar ataupun Sekolah Menengah Pertama yang biasanya dilatarbelakangi oleh tidak adanya dana untuk membayar uang SPP. Dan masalah ini dianggap sebagai dampak dari permasalahan ekonomi yang melanda negara kita. Alhasil, penyelesaian dari masalah ini adalah memberikan subsidi dalam hal pendanaan pendidikan. Namun, benarkah ekonomi adalah latar belakang timbulnya permasalahan pada anak-anak kita sehingga memicu terjadinya tindakan bunuh diri bahkan membunuh teman sebaya? Kasus penggencetan dengan kekerasan tidak hanya pada anak tetapi juga pada orang dewasa. Kasus kekerasan pada institut pendidikan yang seharusnya menghasilkan pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab juga terjadi. Karena itu penting diketahui mengenai masalah ini dari masa kanak-kanak agar tidak berlanjut.
Sebagai orang yang bertanggung jawab mengenai perkembangan dan pertumbuhan anak, orang tua dan orang dewasa yang berada sekitar anak-anak ada baiknya mengetahui perubahan apa yang terjadi pada sikap dan perilaku anak sehingga bisa mewaspadai apa yang sedang terjadi pada psikis anak-anak kita. Child Bullying lebih sering timbul pada keadaan dimana terjadi hubungan sosial, misalnya di sekolah dan di tempat-tempat pergaulan anak-anak. Banyak hal yang perlu diwaspadai, mulai dari apakah anak-anak kita telah memilih teman yang benar? apakah anak diterima dalam lingkungan sosial tempat dia bersekolah? apakah ada kekurangan yang dimiliki oleh anak yang potensial untuk dijadikan korban Bullying? bagaimana kita sebagai orang tua dapat mengetahui anak kita menjadi korban atau bahkan orang pelaku tindakan bullying? Apa yang harus dilakukan sebagai orang tua? Semua tanda tanya diatas akan dijawab melalui highlights edisi ini, yang akan sedikit banyak membuka wawasan kita tentang tindak kekerasan ini atau yang lebih sering kita dengar dengan Child Bullying.
Istilah Bullying atau penggencetan merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku agresif yang melibatkan ketidakseimbangan antara tenaga dan kekuatan. Istilah ini belum tersosialisasi dengan baik. Tidak semua masyarakat yang tahu dan mengerti tentang istilah ini. Untuk masalah penggencetan sendiri dianggap sebagai hal biasa yang dilakukan oleh anak-anak, karena itu merupakan salah satu bagian dalam pergaulan mereka. Dikatakan bahwa bullying merupakan konflik antara anak-anak, merupakan persoalan yang terjadi pada usia anak-anak kecil, merupakan masalah sosial yang sudah menjadi santapan berita-berita yang kita dengar tiap-tiap hari. Dan masih banyak lagi berbagai pemikirian tentang bullying. Untuk mengetahui kekeliruan pemikiran tersebut, dalam artikel Mitos Kelirumologi Bullying akan di ungkap secara terbuka.
Apa yang dimaksud dengan bullying? Secara definisi, bullying merupakan suatu tindakan agresi yang dilakukan dengan menggunakan agresi yang bertujuan untuk menyakiti orang lain secara fisik maupun mental. Beberapa terminologi/istilah lain yang biasanya digunakan adalah Penindasan atau Penggencetan. Tindakan ini tidak hanya mempengaruhi si pelaku dan korban, namun juga dapat mengakibatkan stress pada korban. Menariknya, frekuensi kejadian ini sangat tinggi pada lembaga pendidikan formal yaitu sekolah. Bentuk dari tindakan ini tidak hanya secara langsung secara verbal ataupun fisik, namun dapat berupan bentuk tidak langsung melalui penggunaan media seperti SMS, email, telepon dan berbagai cara lainnya. Apa saja latar belakang timbulnya tindakan penindasan ini? Anak-anak dengan keadaan apakah yang potensial untuk di gencet? Apakah anak-anak kita adalah korban dari tindakan penggencatan, bagaiman mengetahui hal tersebut? Apakah akibat yang ditimbulkan dari penggencetan ini? Untuk mengetahui seluruh jawaban atas pertanyaan diatas, akan dipaparkan secara lengkap dalam artikel Child Bullying.
Anak seringkali tidak menceriterakan pada orang tua mereka bahwa mereka mengalami penggencetan, karena perasaan malu yang dimiliki, risih, takut terhadap ancaman anak yang melakukan penggencetan. Butuh suatu keberanian yang besar bagi seornag anak untuk menceriterakan apa yang dialami olehnya. Sebagai orang tua, akan sangat penting untuk memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi dalam perkembangan sikap anak. Dan jangan takut untuk mencurigai bahwa salah satu penyebab perubahan sikap ini dikarenakan oleh tindakan penggencatan yang dialami. Apakah yang harus dilakukan bila anak anda digencet? Dukungan dari orang tua secara objektif sangat diperlukan dalam penanganan masalah ini. Jika tindakan tersebut terjadi dalam lingkungan sekolah, alangkah baik jika orang tua dengan bijak membicarakan masalah ini dengan pihak sekolah secara dua arah. Bagaimana peran orang tua dalam menyikapi permasalah ini akan di kupas dalam artikel Child Bullying-Peranan Orang Tua
Kenapa perilaku ini begitu penting? Apa yang akan diakibatkan oleh perilaku ini sehingga setiap orang tua diajak untuk membuka mata mereka agar mengenali apakah anak kita adalah pelaku atau korban dari tindakan ini? Dalam artikel Listen to them; Bullies and Victims ini, akan di berikan beberapa kejadian atau kasus dan testimoni dari anak-anak yang menjadi pelaku dan korban dari tindakan ini.
Menjadi kanak-kanak adalah masa yang menyenangkan..saat bermain, belajar dan mengeksplorasi dunia..menjadi dewasa adalah masa yang menyenangkan,.bertanggungjawab, menentukan pilihan hidup..Menjadi orang tua adalah menyenangkan..berbagi, melindungi,membimbing..Persamaan semuanya adalah apapun masa hidup kita, kita terus belajar,.belajar untuk mengenali dunia, belajar untuk mengenali lingkungan, belajar untuk menghadapi tantangan..
Ketakutan muncul karena ketidaktahuan..ketidaktahuan sirna dengan pengetahuan..pengetahuan datang dengan pelajaran..Mari kita terus belajar.

salam hangat dari kami

[sumber dari sehat group]

Sunday, January 6, 2008

Silsilah Nabi-nabi


KEMURAHAN YANG TERLUPAKAN

Suatu ketika saya ngobrol dengan seorang teman. Rupanya ia kehausan, dan kemudian mengambil segelas air putih yang memang tersedia di ruangan tersebut. Seteguk demi seteguk dia nikmati air putih itu. Dan kemudian ia bergumam spontan:
"…Aahh, nikmat sekali minum air putih, selagi haus..."
Mendengar gumaman itu saya jadi merasa aneh sendiri. Ada sesuatu yang janggal dengan ungkapannya. Ia merasakan nikmat minum air putih, ketika sedang kehausan. Spontan saya pun bertanya:
" ...Lho, seandainya sedang tidak haus, apakah air putih itu menjadi tidak nikmat? Teman saya juga menjawab dengan spontan : "...wah, tentu saja tidak senikmat ini!"

Ia menjawab dengan penuh yakin. Saya tambah kepikiran dan merenung. Kalau tidak haus, air putih itu rasanya tidak nikmat! Kalau lagi haus, maka air putih yang sama itu, rasanya menjadi nikmat...!
Wah, menarik juga pernyatan teman saya itu! Kalau pernyataan teman saya tersebut dapat dibenarkan oleh pendapat umum, maka ada sesuatu yang sangat menarik, yang tidak pernah terperhatikan sebelumnya, yaitu: bahwa, yang menjadi sebab nikmatnya air, ternyata BUKAN RASA AIR itu sendiri, tetapi adalah RASA HAUS! Jadi terasa aneh. Dan luar biasa!

Berarti, rasa haus itu lebih mendasar dari rasa air. Karena itu yang harus kita cari bukalah rasa air itu, melainkan rasa haus. Bukankah dengan rasa haus itu kita jadi bisa merasakan nikmatnya segelas air putih? Saya jadi terkejut sendiri. Berarti, yang namanya rasa haus itulah sebenarnya yang menjadi penentu nikmat tidaknya seseorang minum air. Maka, 'rasa haus' sebenarnya adalah karunia Allah yang sangat besar kepada kita.

Jika hal ini kita teruskan, maka kita akan menemukan sesuatu yang `lebih aneh' dan luar biasa. Jika lapar adalah yang menyebabkan seseorang menjadi nikmat makan, berarti lapar adalah juga karunia dan kemurahan dari Allah Swt.
Jika sakit adalah yang menyebabkan seseorang dapat menikmati masa sehatnya, maka sakit juga merupakan karunia dan kemurahan Allah Swt....

Sungguh bertambah aneh , pernyataan itu! Rasa haus, rasa lapar, rasa sakit, ternyata adalah kemurahan Allah Swt kepada hamba-hambaNya.
Tapi, mampukah kita melihatnya? Mampukah ketika merasa haus, kita berucap syukur alhamdulillah? Karena, bukankah itu adalah kemurahan dari Allah yang sangat mahal ?

Bisakah ketika lapar, kita juga tersenyum seraya berbisik dengan kalimat alhamdulillah? Sebab, kita juga tahu bahwa lapar adalah kemurahan Allah ?

Dan ketika sakit, mampukah kita dengan tulus ikhlas juga melantunkan kalimat indah alhamdulillah ?
Subhanallah. Kita sehat bertemu dengan Allah, kita sakitpun bertemu dengan Allah Swt. Kita kenyang bertemu Allah, kita laparpun bertemu dengan Allah. Sungguh, setiap saat kita akan bertemu dengan kasih sayang Allah Swt.

(QS. Al Baqarah : 115)
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.

KISAH BERKAT DI SEBALIK MEMBACA BISMILLAH

Ada seorang perempuan yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mau mengerjakan kewajipan agama dan tidak mau berbuat kebaikan.Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak berbicara dan setiap kali dia hendak melakukan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah
Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."Untuk membuat sesuatu yang mengejutkan isterinya, dia memberikan uang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan duit ini." Isterinya mengambil duit itu dan menyimpan di tempat yang aman, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan sembunyi sembunyi suaminya itu mengambil duit tersebut dan mencampakkan duit ke dalam sumur di belakang rumahnya.

Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku uang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan duit itu dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali

Alangkah terperanjat suaminya, dia merasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mulai mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak mengerjakan sesuatu kerja.

Taman Jepang

Aku bersama putra semata wayangku,lg asik jalan-jalan di taman Jepang.Tempatnya tidaklah jauh dari tempat kami tinggal,Di Hellwan mesir.Aku ga tau persis kenapa kok dinamai taman Jepang. Menurut cerita dari suamik pemerintahan Jepang memberikan hadiah buat Mesir,berupa taman makanya dinamakan taman Jepang! .Pembuatanya pun dikasih patung patung.Pokoknya indah banget deh! ada pohon bambunya juga,jadi mengigatkanku sama kampung halamanku yang banyak pohon bambu hehehehe.Di Mesir ga ada tanaman pohon bambu. yang ada pohon kurma.

Kisah Nabi Musa dengan seorang penzina

Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalanterhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa iaberada dalam dukacita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapathampir seluruh wajahnya. Tanpa hias muka atau perhiasan menempel ditubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanyayang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyakhidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah NabiMusa a.s. Diketuknya pintu pelan- pelan sambil mengucapkan uluksalam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam "Silakan masuk".
Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terusmerunduk. Air matanya berderai tatkala ia Berkata, "Wahai NabiAllah.Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa kejisaya.""Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa a.s. terkejut."Saya takut mengatakannya."jawab wanita cantik. "Katakanlah janganragu-ragu!" desak Nabi Musa.Maka perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya... telah berzina.
"Kepala Nabi Musa terangkat,hatinya tersentak. Perempuan itumeneruskan,"Dari perzinaan itu saya pun...lantas hamil. Setelah anak itulahir,langsung saya... cekik lehernya sampai... tewas," ucap wanitaitu seraya menangis sejadi-jadinya.Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang iamengherdik, "Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allahtidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!"... teriakNabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik.
Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu,hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antukkeluar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan.Iatak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu maudibawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudahmenolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya?Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya.Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa
Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorangwanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosayang lebih besar daripadanya?" Nabi Musa terperanjat. "Dosa apakahyang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?" MakaNabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepadaJibril. "Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yangnista itu?"
"Ada!" jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah itu?" tanya Musa kianpenasaran."Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpamenyesal.Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina"

Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadiuntuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusukuntuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. NabiMusa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dantanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwasembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti iaseakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olahmenganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya.

Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahwa Allahitu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pastimau menerima kedatangannya. (Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KHAbdurrahman Arroisy)

Membentuk Keluarga Sakinah wa Rahmah

Memasuki dunia baru bagi pasangan baru, atau lebih dikenal dengan pengantin baru memang merupakan suatu yang membahagiakan. Tetapi bukan berarti tanpa kesulitan. Dari pertama kali melangkah ke pelaminan, semuanya sudah akan terasa lain. Lepas dari ketergantungan terhadap orang tua, teman, saudara, untuk kemudian mencoba hidup bersama orang – yang mungkin – belum pernah kenal sebelumnya. Semua ini memerlukan persiapan khusus (walaupun sebelumnya sudah kenal), agar tidak terjebak dalam sebuah dilema rumah tangga yang dapat mendatangkan penyesalan di kemudian hari. Diantara persiapan yang harus dilakukan oleh pasangan bPersiapan mental. Perpindahan dari dunia remaja memasuki fase dewasa – di bawah naungan perkawinan – akan sangat berpengaruh terhadap psikologis, sehingga diperlukan persiapan mental dalam menyandang jabatan baru, sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga. Kalaupun sekarang anda telah terlanjur menyandang predikat tersebut sebelum anda sempat berpikir sebelumnya, anda belum terlambat. Anda bisa memulainya dari sekarang, menyiapkan mental anda lewat buku-buku bacaan tentang cara-cara berumah tangga, atau anda dapat belajar dari orang-orang terdekat, yang dapat memberikan nasehat bagi rumah tangga anda
engenali Pasangan. Kalau dulu orang dekat anda adalah ibu, teman, atau saudara anda yang telah anda kenal sejak kecil, tetapi sekarang orang yang nomor satu bagi anda adalah pasangan anda. Walaupun pasangan anda adalah orang yang telah anda kenal sebelumnya, katakanlah dalam masa pacaran, tetapi hal ini belumlah menjamin bahwa anda telah benar-benar mengenal kepribadiannya. Keadaannya lain. Masa pacaran dengan lingkungan rumah tangga jauh berbeda. Apalagi jika pasangan anda adalah orang yang belum pernah anda kenal sebelumnya. Disini perlu adanya penyesuaian-penyesuaian. Anda harus mengenal lebih jauh bagi pasangan anda, segala kekurangan dan kelebihannya, untuk kemudian anda pahami bagaimana sebaiknya anda bersikap, tanpa harus mempersoalkan semuanya. Karena sesungguhnya anda bersama pasangan anda hidup dalam rumah tangga untuk saling melengkapi satu dengan yang lainnya, sehingga tercipta keharmonisanaru yang akan mengarungi bahtera rumah tanggaMenyusun agenda Kegiatan. Kesibukan anda sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga tentunya akan lebih banyak menyita waktu di banding ketika anda masih sendiri. Hari-hari kemarin bisa saja anda mengikuti segala macam kegiatan yang anda sukai kapan saja anda mau. Persoalannya sekarang adalah anda tidak sendiri, kehadiran pasangan anda disamping anda tidak boleh anda abaikan. Tetapi anda tak perlu menarik diri dari aktifitas atau kegiatan yang anda butuhkan. Anda dapat membuat agenda untuk efektifitas kerja, anda pilah, dan anda pilih kegiatan apa yang sekiranya dapat anda ikuti sesuai dengan waktu yang anda miliki dengan tanpa mengganggu tugas anda sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga.
Mempelajari kesenangan pasangan. Perhatian-perhatian kecil akan mempunyai nilai tersendiri bagi pasangan anda, apalagi di awal perkawinan anda. Anda dapat melakukannya dengan mempelajari kesenangan pasangan anda, mulai dari selera makan, kebiasaan, hobi yang tersimpan dan lainnya. Tidak menjadi masalah jika ternyata apa yang disenanginya tidak anda senangi. Anda bisa mempersiapkan kopi dan makanan kesukaannya disaat pasangan anda yang punya hobi membaca sedang membuka-buka buku. Atau anda bisa sekali-kali menyisihkan waktu untuk sekedar mengantar pasangan anda berbelanja, untuk menyenangkan hatinya. Atau kalau mungkin anda bisa memadukan hobi anda yang ternyata sama, dengan demikian anda telah memasang saham kasih sayang di hati pasangan anda sebagai kesan pertama, karena kesan pertama akan selalu diingatnya. Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda (kayak iklan saja). Dan anda bisa menjadikannya sebagai kebiasaan yang istimewa dalam rumah tangga anda. Adaptasi lingkungan. Lingkungan keluarga, famili dan masyarakat baru sudah pasti akan anda hadapi. Anda harus bisa membawa diri untuk masuk dalam kebiasaan-kebiasaan (adat) yang ada di dalamnya. Kalau anda siap menerima kehadiran pasangan anda, berarti pula anda harus siap menerimanya bersama keluarga dan masyarakat disekitarnya. Awalnya mungkin anda akan merasa asing, kaku, tapi semuanya akan terbiasa jika anda mau membuka diri untuk bergaul dengan mereka, mengikuti adat yang ada, walaupun anda kurang menyukainya. Sehingga akan terjalin keakraban antara anda dengan keluarga, famili dan lingkungan masyarakat yang baru. Karena hakekat pernikahan bukan perkawinan antara anda dan pasangan anda, tetapi, lebih luas lagi antara keluarga anda dan keluarga pasangan anda, antara desa anda dengan desa pasangan anda, antara bahasa anda dengan bahasa pasangan anda, antara kebiasaan (adat) anda dengan kebiasaan pasangan anda. Dst. Menanamkan rasa saling percaya. Tidak salah jika suatu saat anda merasa curiga dan cemburu. Tetapi harus anda ingat, faktor apa yang membuat anda cemburu dan seberapa besar porsinya. Tidak lucu jika anda melakukannya hanya dengan berdasar perasaan. Hal itu boleh saja untuk sekedar mengungkapkan rasa cinta, tetapi tidak baik juga kalau terlalu berlebihan. Sebaiknya anda menanamkan sikap saling percaya, sehingga anda akan merasa tenang, tidak diperbudak oleh perasaan sendiri. Yakinkan, bahwa pasangan anda adalah orang terbaik yang anda kenal, yang sangat anda cintai dan buktikan juga bahwa anda sangat membutuhkan kehadirannya, kemudian bersikaplah secara terbukaMusyawarah. Persoalan-persoalan yang timbul dalam rumah tangga harus dihadapi secara dewasa. Upayakan dalam memecahkan persoalan anda mengajak pasangan anda untuk bermusyawarah. Demikian juga dalam mengatur perencanaan-perencanaan dalam rumah tangga, sekecil apapun masalah yang anda hadapi, semudah apapun rencana yang anda susun. Anda bisa memilih waktu-waktu yang tepat untuk saling tukar pikiran, bisa di saat santai, nonton atau dimana saja sekiranya pasangan anda sedang dalam keadaan bugar.
Menciptakan suasana Islami. Suasana Islami ini bisa anda bentuk melalui penataan ruang, gerak, tingkah laku keseharian anda dan lain-lain. Sholat berjama’ah bersama pasangan anda, ngaji bersama (tidak perlu setiap waktu, cukup habis maghrib atau shubuh), mendatangi majlis ta’lim bersama dan memnbuat kegiatan yang Islami dalam rumah tangga anda. Hal ini akan menambah eratnya ikatan bathin antara anda dan pasangan anda. Dari sini akan terbentuk suasana Islami, Sakinah, Mawaddah wa Rahmah. Insya’allah